LAPORAN KETERBUKAAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL

Laporan Keterbukaan Informasi atau Fakta Material 

Perseroan menyampaikan Laporan Keterbukaan Informasi atau Fakta Material sebagai berikut:

Nama Emiten atau Perusahaan Publik                 : PT Pelita Samudera Shipping Tbk

Bidang Usaha                                                              : Jasa Angkutan Laut

Telepon                                                                        : 021- 8060 0800

Faksimili                                                                      : 021- 8060 0801

Alamat Surat elektronik                                           : corsec@ptpss.co.id

 

1 Tanggal Kejadian 20 September 2019
2 Jenis Informasi atau Fakta Material Pembelian Aset Kapal General Cargo MV.  Maritime Coaction
3 Uraian Informasi atau Fakta Material Pada tanggal 23 Mei 2019 telah dilakukan penandatanganan pengikatan jual beli kapal melalui Memorandum of Agreement (“Perjanjian”) dengan rincian sebagai berikut:

(i) Objek Perjanjian: 1 (satu) unit kapal General Cargo dengan nama MV. Maritime Coaction buatan tahun 2008, bulk carrier dengan GRT/DWT 17,025 / 28,282

–       Para Pihak:

–       Penjual: Convivial Navigation Co Pte Ltd

–       Pembeli: PT Pelita Samudera Shipping Tbk

(ii) Nilai Transaksi : USD 7.525.000.-

(iii) Cara Pembayaran:

–       Pembayaran pertama 20% (dua puluh persen) dari Nilai Transaksi  pembayaran dilakukan paling lambat  23 September 2019 .

–       Pembayaran kedua 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Transaksi dibayar penuh melalui konversi saham selambatnya pada saat tanggal serah terima kapal.

(iv) Sumber pendanaan untuk beli asset:

20% menggunakan Kas Perseroan

80% dibayarkan berupa saham Perseroan

(v) Tujuan dilakukan pembelian kapal General Cargo untuk meningkatkan kinerja Perseroan dan menambah pendapatan usaha Perseroan.

(vi) Convivial Navigation Co Pte Ltd dan Perseroan memiliki hubungan afiliasi karena adanya kesamaan pemegang saham.

(vii) Sehubungan dengan Transaksi ini  tidak terdapat unsur  benturan kepentingan, berdasarkan laporan dari KJPP Rengganis, Hamid & Rekan No. 00229/2.0012- 00/BS/06/ 0005/ 1/IX/2019 tanggal 6 September 2019,rencana Transaksi yang akan dilakukan adalah wajar.

(viii) Transaksi ini bukan Transaksi Material, karena nilai Transaksi dibawah 20% dari ekuitas sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan Nomor: KEP-614/BL/2011 tertanggal 28 November 2011.

Penyelesaian Transaksi ini dilakukan melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”)  dimana persetujuan atas PMTHMETD telah dipenuhi dalam RUPSLB pada 16 September 2019 dengan memperhatikan ketentuan POJK No.14/2019 Tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Berdasarkan Pengikatan Jual Beli kapal (Memorandum of Agreement) tanggal 23 Mei 2019  dan Keputusan RUPSLB pada 16 September 2019, Perusahaan telah membuat Perjanjian Jual Beli (Sale and Purchase Agreement) tertanggal 20 September 2019.

4 Dampak kejadian, Informasi atau fakta material terhadap
a. Kegiatan Operasional Peningkatan Kinerja Operasional Perseroan.
b. Hukum Tidak ada dampak material dibidang hukum karena pelaksanaan pembelian sudah sesuai dengan ketentuan POJK No.14/2019 Tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dan dalam Pasal 34 UUPT.
c. Kondisi Keuangan Diharapkan dapat menambah pendapatan usaha Perseroan.
d. Kelangsungan Usaha Berdampak positif demi kelangsungan usaha Perseroan.

 

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA – 18 SEPTEMBER 2019

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA

Direksi Perseroan dengan ini mengumumkan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (”Rapat”) Perseroan, yang diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 16 September 2019, bertempat di Ruang Jasmine 3, Ayana Midplaza Hotel, Jalan Jend. Sudirman Kav.10-11, Jakarta – 10220.

Rapat dibuka pada pukul 10.19 WIB dan ditutup pada pukul 10.46 WIB.

A. Agenda Rapat adalah sebagai berikut :

  1. Persetujuan atas Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dalam jumlah sebanyak-banyaknya 8% (delapan persen) dari Modal Disetor Perseroan yang akan dilakukan dengan bentuk lain selain uang (inbreng) sesuai ketentuan dalam Pasal 34 UUPT dan ketentuan POJK No.14/POJK.4/2019 tanggal 29 April 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebh Dahulu (POJK No.14/2019);
  2. Persetujuan atas Perubahan Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan terkait PMTHMETD.

B. Rapat dihadiri oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut :

  1. Bapak Hamid Awaluddin   Komisaris Utama Independen
  2. Bapak Adi Harsono             Komisaris
  3. Ibu Lilis Halim                     Komisaris Independen
  4. Bapak Iriawan Ibarat          Direktur Utama
  5. Bapak Harry Tjhen              Direktur
  6. Bapak Setya Rahadi            Direktur
  7. Ibu Yolanda Watulo            Direktur
  8. Ibu Helena Adnan               Direktur Independen

C. Kuorum Kehadiran Para Pemegang Saham.

Rapat dihadiri oleh para pemegang saham dan/atau kuasanya sebanyak 4.874.651.800 saham yang merupakan 96,842 % dari 5.033.600.000 saham yang merupakan seluruh saham yang telah dikeluarkan atau ditempatkan oleh Perseroan, yang diantaranya meliputi saham pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali sebanyak 403.742.700 saham atau mewakili 71,752% dari 562.690.900 saham yang merupakan jumlah seluruh saham yang dimiliki oleh pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali Perseroan dengan hak suara yang sah; karenanya ketentuan mengenai kuorum Rapat sebagaimana diatur dalam Pasal 8A ayat 2 POJK No.14/2019, Pasal 23 ayat 1 (a) Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 86 ayat 1 Undang-Undang Perseroan Terbatas, telah terpenuhi.

D. Kesempatan Tanya Jawab.

Kepada pemegang saham dan/atau kuasanya yang hadir dalam Rapat diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, pendapat, usul dan/atau saran yang berhubungan dengan Agenda Rapat yang dibicarakan, dengan mekanisme mengangkat tangan dan menyerahkan formulir pertanyaan.

Ada seorang kuasa pemegang saham dengan kepemilikan sebanyak 115.000 saham yang mengajukan pertanyaan pada Agenda Rapat Pertama.

E. Mekanisme Pengambilan Keputusan.

Mekanisme pengambilan keputusan :

  • Khusus untuk Agenda Rapat Pertama dilakukan secara lisan dengan meminta kepada pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali Perseroan dan/atau kuasanya untuk mengangkat tangan bagi yang memberikan suara tidak setuju dan abstain, sedangkan yang memberikan suara setuju tidak diminta mengangkat tangan;

 

  • Sedangkan untuk Agenda Rapat Kedua dilakukan secara lisan dengan meminta kepada seluruh pemegang saham dan/atau kuasanya yang hadir dalam Rapat untuk mengangkat tangan bagi yang memberikan suara tidak setuju dan abstain, sedangkan yang memberikan suara setuju tidak diminta mengangkat tangan;

Suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas para pemegang saham yang mengeluarkan suara.

F. Keputusan Rapat.

Hasil pengambilan keputusan yang dilakukan melalui pemungutan suara, sebagai berikut :

Agenda I

Tidak ada pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali Perseroan yang tidak menyetujui maupun yang memberikan suara  blanko/abstain, dengan demikian Rapat secara musyawarah untuk mufakat, menyetujui :

  1. Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dalam jumlah sebanyak-banyaknya 402.688.000 (empat ratus dua juta enam ratus delapan puluh delapan ribu) saham atau mewakili 8% (delapan persen) dari Modal Disetor Perseroan yang dilakukan dengan bentuk lain selain uang (inbreng) oleh Convivial Navigation Co. Pte. Ltd. dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku di bidang pasar modal khususnya POJK No.14/2019.
  1. Memberikan  kuasa  dan  wewenang kepada Direksi Perseroan untuk

melaksanakan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan Keputusan tersebut, tanpa ada yang dikecualikan.

Agenda II

Tidak ada yang memberikan suara tidak setuju maupun suara abstain (blanko), dengan demikian Rapat secara musyawarah untuk mufakat, menyetujui :

  1. Menyetujui mengubah ketentuan Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan PMTHMETD; dan
  1. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar tersebut tanpa ada yang dikecualikan.

Berita Acara Rapat tersebut dimuat dalam akta Notaris tertanggal 16 September 2019 Nomor 12.

Demikian Ringkasan Risalah Rapat ini untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 tentang Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.04/2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 tentang Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.

Jakarta, 18 September 2019

Direksi Perseroan

SOLID PERFORMANCE, PSS EXPANDED ITS FLEET WITH ADDITIONAL CAPITAL

 

SOLID PERFORMANCE, PSS EXPANDED ITS FLEET WITH ADDITIONAL CAPITAL

 

JAKARTA, SEPTEMBER 16, 2019

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (“the Company”, “PSS”, IDX code: PSSI)

In line with the expansion plan and to promote growth, PSS has added 1 bulk carrier (Motor Vessel) to its fleet to bring a total to 6 MV units (the last 4 was purchased in 2019).

Purchase price of the handysize class MV (“the Vessel”) is USD7.525million. The seller of the Vessel is Convivial Navigation Co. Pte. Ltd., of Singapore (“the Seller”). Terms of payment shall be as follows: 20% will be paid in cash, 80% shall be paid in PSS shares.

PSS will issue to the Seller a maximum of 402,688,000 (four hundred two million six hundred and eighty eight thousand) shares or 8.00% (eight percent) of the total number of shares that has been issued and fully paid. Valuation was conducted by KJPP Rengganis, Hamid & Rekan (“KJPP RHR”).  KJPP RHR has issued Fairness Opinion on the purchase of the Vessel. It has been valued for the proposed share to be issued at minimum price of IDR 211 per share. The Company is finalizing on the premium pricing to current and/or above minimum pricing stated by KJPP RHR in Fairness Opinion Report.

Payment of the Vessel through the issuance of share at premium pricing (to current) translates to the Seller’s  confidence on PSS’ future prospect and earnings growth.

At EGM held on 16 September, the shareholders have approved the above transaction; ie. Issuance of new shares as part of the settlement of the purchase of the Vessel.

The MV fleet capacity of 28k DWT has been projected with some potential customers, one of which is for transportation of coal and clinker (the main ingredient in cement production).

The Company’s time charter revenue has increased by 100% to USD3.5 million as of 30 June 2019 from USD1.7 million as of 30 June 2018. With its solid performance and different revenue stream diversification, PSS has targeted time charter revenue to increase significantly by 338% in 2019 compared to 2018.

With some long-term contract extension in second half of 2019 valued at USD27.7 million with coal miners, PSS is optimistic that revenue growth would reach 25% in 2019 to USD79.3 million from USD63.6 million in 2018.

EBITDA growth is targeted to increase by around 11% while net profit target to increase by 22%.

PSS also plans to purchase 2 new sets of Tug and Barge in the second semester of 2019 in addition to MV fleet. MV’s transport capacity has increased nearly 8 times by 234k DWT from 31k DWT in early 2018. Total asset growth is projected to increase by around 32% with the addition of new fleet in 2019.

Backed by strong financial position, operational excellence and continued fleet expansion to serve larger customer base will put PSS on the right track to create shareholders value.

FINAL INFORMATION DISCLOSURE

In connection with PT Pelita Samudera Shipping Tbk’s corporate action to increase capital without pre-emptive rights as referred to in Financial Services Authority Regulation No.14 / POJK.04 / 2019 concerning Amendments to Financial Services Authority Regulation No.32 / POJK.04 / 2015 Concerning Capital Increase for Public Companies By Giving Pre-emptive Rights, we hereby submit the final Information Disclosure. Please download link below:

Click here