, ,

Karyawan PSS dan Grup Perusahaan berdonasi darah dalam rangka Hari Palang Merah Indonesia

Dalam rangka Hari Palang Merah Indonesia (PMI) 17 September, PSS bersama grup perusahaan, MSI, IMC Plantation, PBS, dan PSS Logistics memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan kegiatan Donor Darah. Tema tahun ini adalah “Bergerak Bersama untuk Sesama”.

Pembatasan mobilitas berdampak pada berkurangnya jumlah pendonor darah selama pandemi Covid-19. Data PMI menyebutkan sejak awal Januari – September 2021 ada penurunan 20 – 30 persen untuk kebutuhan darah di tingkat nasional, sementara permintaan tetap tinggi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari salah satu pilar CSR PSS, yaitu “Indonesia Lebih Sehat.”

Dari kegiatan donor darah ini, terkumpul 29 kantong darah.

Terima Kasih rekan rekan yang sudah mendonorkan darahnya. Semoga 29 kantong darah yang terkumpul bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan sekaligus menambah stok darah di PMI.

Mari kita berdonasi darah kita untuk membantu menyelamatkan nyawa saudara saudara kita yang membutuhkan. Terima kasih atas partisipasinya.

-Selesai-

Contributor: Corporate Communication

 

,

Direksi PSS Berikan Penghargaan kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II A Samarinda

 

Direktur PT Pelita Samudra Shipping Tbk (PSS) Harry Chan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas IIA Samarinda yang diterima Kepala KKP kelas IIA Samarinda, Bapak Solihin.

Pemberian penghargaan kepada KKP Kelas II A Samarinda merupakan wujud apresiasi. Terutama dalam masa pandemi COVID-19, sangat penting untuk mencegah penyebarannya di atas kapal. KKP cukup banyak membantu, baik untuk karyawan maupun kapal di PT PSS Tbk dalam hal ini untuk test Antigen, PCR dan juga pemberian vaksinasi. “Kami ucapkan terimakasih kepada KPP Kelas IIA Samarinda. Dengan ini karyawan dan crew kapal PT PSS di Samarinda dan di Jakarta seratus persen sudah divaksinasi COVID-19 semua. Saya berharap kerjasama ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan lagi kedepannya. Sehingga nantinya dapat tercipta sinergi yang baik antara pemerintah dan pihak swasta,” ucapnya

Sementara itu, Kepala KKP Kelas IIA Samarinda, Solihin mengucapkan terima kasih terhadap pemberian penghargaan dari PT PSS Tbk. Dengan adanya pemberian penghargaan ini tentunya menambah semangat untuk bekerja lebih baik. “Dalam momentum ini tentunya harus saling menjaga dan mempererat dalam upaya pencegahan Covid-19, karena belum tahu kapan berakhirnya. Perlu ada edukasi dan informasi dalam rangka untuk pekerjaan, terutama untuk industri transportasi dan pelayaran,” ungkapnya.

Dirinya berharap, antara KKP dan PT PSS Tbk saling mendukung dan menjaga hubungan yang sudah terjalin ini, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sebagai regulator, dirinya mempertegas akan terus memantau dan memberikan informasi terkini mengenai Covid-19 kepada rekan-rekan di lapangan. “Serta saya tekankan untuk para karyawan dan crew di kapal agar tetap terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam bekerja,” tutupnya.

,

KETERBUKAAN INFORMASI – Rancangan Pemisahan Segmen Usaha Pengangkutan Kapal Kargo Curah

Unduh Disini

  1. Pengumuman RUPSLB
  2. Pengumuman ke Kreditur
  3. Ringkasan Rancangan Pemisahan 
  4. Laporan Audit 30 April 2021
  5. Laporan Penilaian Aktiva Tetap (LP)
  6. Laporan Penilaian Aktiva Tetap (SR)
  7. Laporan Segmen Usaha
  8. Laporan Pendapat Kewajaran
  9. Permohonan Pembelian Saham
  10. Harga Penutupan Rata-rata 90 Hari 
,

EKSPANSI ARMADA 2 UNIT KAPAL TUNDA DI SEMESTER I, PELITA SAMUDERA SHIPPING SIAP KEJAR PERTUMBUHAN PENDAPATAN DI 2021

Direksi PT Pelita Samudera Shipping Tbk (IDX: “PSSI’’), perusahaan penyedia logistik dan solusi transportasi laut terintegrasi pengangkutan batubara dan mineral, menghadiri acara serah terima 1-unit Kapal Tunda (Tug boat) yang dinamai JKW Pelita 1 hari Rabu (2/6) di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. JKW Pelita 1 diproduksi di galangan kapal PT Pahala Harapan Lestari (PHL), dengan biaya produksi sekitar Rp13,6 Miliar. Kerja sama pembuatan JKW Pelita 1 dimulai sejak 8 Desember 2020 untuk mengejar target ekspansi bisnis di kuartal II/2021.

JKW Pelita 1 memiliki bobot Tonase Kotor (Gross Tonnage) 213 GT, diawaki oleh 10 kru kapal, memiliki spesifikasi teknis ukuran panjang 27 meter, lebar 8,2-meter dan tinggi 4 meter. Tenaga Mesin JKW Pelita 1 mampu menghasilkan setara 2200 horsepower, dan bisa melaju dengan kecepatan maksimal hingga 12,50 knots. Sebelum diserah terimakan, JKW Pelita 1 menjalani serangkaian tes di di atas aliran Sungai Pangkal Balam, Pangkalpinang 27 Mei 2021.

Penambahan JKW Pelita 1 merupakan bagian dari program ekspansi armada berkelanjutan PSSI. Di Kuartal I/2021, PSSI juga telah menuntaskan pembelian 1-unit Kapal Tunda. Ekspansi armada Kapal Tunda ini langsung menunjukkan hasilnya, dimana segmen Kapal Tunda & Tongkang (T&B) PSSI mencapai utilisasi di 89,2% dan menyumbang Pendapatan Usaha tertinggi sebesar US$8,7 juta pada pada akhir Kuartal 1-2021, termasuk kenaikan sangat signifikan sebesar 1708% pada Pendapatan Sewa Berjangka (Time Charter Revenue) menjadi US$2,3 juta dari USD125 ribu periode yang sama tahun lalu. Pencapaian ini sebesar 39% dari total Pendapatan Sewa Berjangka di US$5,7 juta pada kuartal I.

Penambahan 2 tugboat ini sejalan dengan target diversifikasi bisnis Perseroan, segmen T&B berhasil mendapatkan kontrak baru dan ekspansi ke pengangkutan bauksit pada kuartal I di area Kalimantan Barat, disamping pengangkutan komoditas nikel dan batubara. Target diversifikasi multi kargo transport selain batubara adalah 29% yakni dari segmen Kapal Curah besar (MV) sekitar 17%, dan segmen T&B sebesar 12%.

 

Direktur Utama, Iriawan “Alex” Ibarat mengatakan, ‘’Hingga Kuartal II/2021, jumlah armada kapal yang dimiliki Perseroan mencapai 89 unit, terdiri dari 41- unit Kapal Tunda, 39-unit Tongkang 3-unit Fasilitas Muatan Apung (FLF) dan 6-unit MV. Perseroan menargetkan investasi pembelian beberapa set T&B dan Floating Crane pada semester II sebagai bagian dari target belanja modal di 2021 sebesar US$21 juta,’’ tutup Alex.

Perseroan terus mengambil langkah-langkah strategis guna memanfaatkan kondisi pasar global yang perlahan mulai pulih. Dengan kekuatan armada yang dimiliki saat ini, seluruh aset Perseoran ditargetkan bisa memberikan hasil investasi yang menguntungkan dan berkelanjutan. Target pendapatan 2021 sekitar 30% – 35% dari Pendapatan Sewa Berjangka.

Kontributor: Hariman Chalid
Corporate Communication
,

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN

KINERJA SOLID DAN LIKUIDITAS YANG TINGGI, PSS BAGI DIVIDEN KEPADA PEMEGANG SAHAM

• Raih persetujuan pemegang saham untuk seluruh agenda rapat
• Pembagian dividen tunai sebesar US$2,9 juta atau Rp8 per saham. Dividen Kelima pasca IPO
• Fasilitas tambahan pinjaman jangka panjang sampai dengan 13,9 juta dollar AS untuk pendanaan jangka Panjang
• Persetujuan pembelian kembali saham Perseroan (buyback)

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (“Perseroan”, “PSS”, kode IDX: PSSI) telah melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang mana seluruh agenda disetujui oleh para pemegang saham.

Pertama, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan 2020 dengan kinerja yang solid dan bertumbuh tangguh di 2020 di tengah pandemi COVID-19. Perseroan fokus pada diversifikasi bisnis komoditas angkut multi kargo, ekspansi bisnis pasar potensial termasuk internasional dan mengoptimalkan utilisasi aset.

Laba bersih Perseroan pada akhir tahun buku 2020 tercatat sebesar 8.4 juta dollar AS. Atas persetujuan pemegang saham, Laba Bersih tahun 2020 sebagian akan digunakan untuk pembagian dividen tunai sebesar Rp8 per saham akan dibagikan 21 Juli 2021. Pembayaran dividen ini adalah yang kelima sejak Perseroan mencatatkan saham perdananya di Desember 2017. Total dividen sebesar Rp8 per saham mencerminkan 35% dari laba bersih 2020 atau sebesar 2,97 juta dollar AS (setara Rp43,3 milyar). Sementara, sebesar 421 ribu dollar AS (setara Rp6,1 milyar) atau 5% disisihkan untuk dana cadangan Perseroan. Sisa Laba bersih tahun berjalan sebesar 5,04 juta dollar AS atau 60% dicatat sebagai laba yang ditahan Perseroan.

Perseroan juga telah menyetujui hasil Audit laporan keuangan tahun buku 2020 yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Independen Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan (firma anggota jaringan global Pricewaterhouse Coopers). Untuk Tahun Buku 2021, Perseroan akan mendelegasikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk KAP yang terdaftar di OJK dengan kriteria sesuai ketentuan yang berlaku.

Penetapan gaji dan tunjangan serta penghasilan lainnya bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris juga mendapatkan persetujuan pemegang saham.

Sebagai bagian dari peningkatan target ekspansi bisnis ke pasar internasional, Rapat juga menyetujui penambahan Anggota Dewan Komisaris, yakni dengan mengangkat Bapak Loh Niap Juan sebagai Anggota Dewan Komisaris yang baru. Bapak Loh Niap Juan merupakan Chief Corporate Officer dari IMC Group Singapura, bagian dari IMC Group Corporate Strategy untuk investasi portfolio, governance dan manajemen. Sebagai praktisi strategi korporasi logistik dan keuangan yang handal, Bapak Niap menambah keberagaman komposisi 4 anggota Dewan Komisaris yang dipimpin oleh Komisaris Utama Independen, Bapak Hamid Awaluddin, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia di Kabinet Indonesia Bersatu.

Strategi ekspansi armada adalah target Perseroan yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir. Langkah ini membuat total Aset perusahaan mengalami peningkatan signifikan sebesar 46% per 31 Maret 2021 di US$148,8 juta dibandingkan US$101,8 juta per 31 Desember 2017. Untuk mendukung rencana pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan, Rapat juga menyetujui fasilitas pinjaman jangka panjang sebesar 13,9 juta dollar AS (setara Rp200 miliar) dengan tenor sampai dengan empat (4) tahun untuk pendanaan jangka panjang dari Bank Permata Indonesia. Pinjaman jangka panjang ini bagian dari strategi ekspansi armada berkelanjutan, salah satunya untuk pembelian tiga set Kapal Tunda (Tugboat) dan Tongkang. Pada kuartal I/2021, Perseroan telah melakukan pembelian 2 unit Tugboat, dan telah memberikan hasil positif. Segmen Kapal Tunda & Tongkang (T&B) menyumbang Pendapatan Usaha tertinggi sebesar US$8,7 juta pada pada akhir Kuartal 1-2021, termasuk kenaikan sangat signifikan sebesar 1708% pada Pendapatan Sewa Berjangka (Time Charter Revenue) menjadi US$2,3 juta dari USD125 ribu periode yang sama tahun lalu.

Penambahan armada tugboat ini sejalan dengan target diversifikasi bisnis Perseroan, segmen T&B berhasil mendapatkan kontrak baru dan ekspansi ke pengangkutan bauksit pada kuartal I di area Kalimantan Barat, disamping pengangkutan komoditas nikel dan batubara. Target diversifikasi multi kargo transport selain batubara adalah 29%, yakni dari segmen Kapal Curah besar (MV) sekitar 17%, dan segmen T&B sebesar 12%.

Sebagai agenda terakhir dalam rapat tahunan adalah menyetujui pembelian kembali saham Perseroan (Buyback) dengan jumlah sebanyak–‐banyaknya 300 juta lembar saham atau 5,5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, akan dilakukan secara bertahap terhitung sejak 17 Juni 2021 – 16 Juni 2022. Direktur Utama, Iriawan “Alex” Ibarat mengatakan, ‘’Buyback didasari atas arus Kas Perseroan yang melebihi jumlah diperlukan dalam mempertahankan peningkatan dan pertumbuhan, tingkat kewajiban hutang (leverage) yang baik serta bertujuan untuk meningkatkan laba per saham, fleksibilitas lebih besar dalam mengelola modal jangka panjang, mencapai struktur permodalan yang efisien serta pengembalian Return on Equity secara berkelanjutan.’’

Kontributor: Hariman Chalid
Corporate Communication

 

,

Kerjasama dengan Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Republik Indonesia

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (Kode IDX: “PSSI”) bekerjasama dengan Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Republik Indonesia untuk pemeriksaaan dan pelayanan kesehatan para karyawan dan crew kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (Kode saham: “PSSI”).

Dengan kerjasama ini, PSSI mempercayakan pemeriksaan kesehatan berkala karyawan dan kru kapalnya kepada BKKP termasuk untuk pencegahan COVID-19 dan protokol kesehatan di kapal. Kerjasama ini demi mewujudkan pekerja yang sehat dan produktif, serta untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan fisik, mental & sosial karyawan dan kru kapal PSSI.

Terima kasih kepada Kepala BKKP, Dr. Hesti Ekawati, M.MTr atas kerjasama ini.

Kontributor: Hariman Chalid
Corporate Communication
,

PSS LAKSANAKAN PROGRAM VAKSINASI UNTUK KARYAWAN

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (kode IDX: “PSSI”) melaksanakan program vaksinasi COVID-19 untuk para karyawannya mulai 10 Juni 2021, sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja karyawan beserta keluarganya.

Pelaksanaan vaksinasi ini bekerjasama dengan Balai Kesehatan Kerja Pelayaran Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan.  Presiden Joko Widodo turut hadir menyaksikan jalannya vaksinasi karyawan PSS pada hari pertama pelaksanaan di Pelabuhan Tanjung Priok Kamis (10/6) lalu. Vaksinasi untuk karyawan PSS dilakukan secara bertahap yang dimulai pada 10 Juni 2021 dengan menggunakan vaksin AstraZeneca.

Manajemen PSS senantiasa memastikan pelaksanaan semua protokol kesehatan dan melakukan upaya berkelanjutan dalam memitigasi penyebaran COVID-19 di semua area kerja. Selain itu Swab Test COVID-19 untuk para karyawan juga rutin dilakukan setiap bulannya.

-end-

Contributor: Hariman Chalid
Corporate Communication

,

EKSPANSI ARMADA 2 UNIT KAPAL TUNDA DI SEMESTER I, PELITA SAMUDERA SHIPPING SIAP KEJAR PERTUMBUHAN PENDAPATAN DI 2021

Direksi PT Pelita Samudera Shipping Tbk (IDX: “PSSI’’), perusahaan penyedia logistik dan solusi transportasi laut terintegrasi pengangkutan batubara dan mineral, menghadiri acara serah terima 1-unit Kapal Tunda (Tug boat) yang dinamai JKW Pelita 1 hari Rabu (2/6) di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. JKW Pelita 1 diproduksi di galangan kapal PT Pahala Harapan Lestari (PHL), dengan biaya produksi sekitar Rp13,6 Miliar. Kerja sama pembuatan JKW Pelita 1 dimulai sejak 8 Desember 2020 untuk mengejar target ekspansi bisnis di kuartal II/2021.

JKW Pelita 1 memiliki bobot Tonase Kotor (Gross Tonnage) 213 GT, diawaki oleh 10 kru kapal, memiliki spesifikasi teknis ukuran panjang 27 meter, lebar 8,2-meter dan tinggi 4 meter. Tenaga Mesin JKW Pelita 1 mampu menghasilkan setara 2200 horsepower, dan bisa melaju dengan kecepatan maksimal hingga 12,50 knots. Sebelum diserah terimakan, JKW Pelita 1 menjalani serangkaian tes di di atas aliran Sungai Pangkal Balam, Pangkalpinang 27 Mei 2021.

Penambahan JKW Pelita 1 merupakan bagian dari program ekspansi armada berkelanjutan PSSI. Di Kuartal I/2021, PSSI juga telah menuntaskan pembelian 1-unit Kapal Tunda. Ekspansi armada Kapal Tunda ini langsung menunjukkan hasilnya, dimana segmen Kapal Tunda & Tongkang (T&B) PSSI mencapai utilisasi di 89,2% dan menyumbang Pendapatan Usaha tertinggi sebesar US$8,7 juta pada pada akhir Kuartal 1-2021, termasuk kenaikan sangat signifikan sebesar 1708% pada Pendapatan Sewa Berjangka (Time Charter Revenue) menjadi US$2,3 juta dari USD125 ribu periode yang sama tahun lalu. Pencapaian ini sebesar 39% dari total Pendapatan Sewa Berjangka di US$5,7 juta pada kuartal I.

Penambahan 2 tugboat ini sejalan dengan target diversifikasi bisnis Perseroan, segmen T&B berhasil mendapatkan kontrak baru dan ekspansi ke pengangkutan bauksit pada kuartal I di area Kalimantan Barat, disamping pengangkutan komoditas nikel dan batubara. Target diversifikasi multi kargo transport selain batubara adalah 29% yakni dari segmen Kapal Curah besar (MV) sekitar 17%, dan segmen T&B sebesar 12%.

Direktur Utama, Iriawan “Alex” Ibarat mengatakan, ‘’Hingga Kuartal II/2021, jumlah armada kapal yang dimiliki Perseroan mencapai 89 unit, terdiri dari 41- unit Kapal Tunda, 39-unit Tongkang 3-unit Fasilitas Muatan Apung (FLF) dan 6-unit MV. Perseroan menargetkan investasi pembelian beberapa set T&B dan Floating Crane pada semester II sebagai bagian dari target belanja modal di 2021 sebesar US$21 juta,’’ tutup Alex.

Perseroan terus mengambil langkah-langkah strategis guna memanfaatkan kondisi pasar global yang perlahan mulai pulih. Dengan kekuatan armada yang dimiliki saat ini, seluruh aset Perseoran ditargetkan bisa memberikan hasil investasi yang menguntungkan dan berkelanjutan. Target pendapatan 2021 sekitar 30% – 35% dari Pendapatan Sewa Berjangka.

-selesai-

Kontributor: Hariman Chalid
Corporate Communication
,

PT Pelita Samudera Shipping Tbk Lakukan Tes Swab Antigen Para Karyawannya di Jakarta dan Samarinda Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSS) melakukan tes swab Antigen untuk para karyawannya di Jakarta dan Samarinda pasca libur Hari Raya Idul Fitri.  Langkah itu menjadi komitmen perusahaan untuk terus menerapkan protokol kesehatan demi terjaganya kesehatan seluruh staf serta pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan kerja perusahaan.

Untuk di Jakarta, pelaksanaan test swab Antigen ini dilakukan di kantor PT MSI Ship Management, Sudirman Park, Jakarta Pusat pada Senin pagi (17/5). Pelaksanaaan tes swab Antigen ini bekerjasama dengan Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Direktorat Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan. Petugas mengambil sampel cairan pernapasan dari hidung dengan tes kit, kemudian ditempatkan di larutan khusus untuk melihat ada atau tidaknya antigen virus corona. 87 karyawan mengikuti tes yang dibagi menjadi beberapa sesi untuk mencegah kerumunan. Hasilnya, tidak ada yang terdeteksi COVID-19 atau Negatif berdasarkan hasil tes.

Tes swab Antigen ini rutin dilakukan setiap bulannya di lingkungan kerja perusahaan (PSS & MSI). Tes swab antigen kali ini menjadi syarat sebelum staff kembali bekerja usai libur lebaran lalu, dan juga guna mencegah klaster perkantoran.

Sementara itu di Kantor Perwakilan PSS di Samarinda, sebanyak 65 karyawan PSS dan PT Permata Bahari Shipping yang merupakan sister company PSS, juga melakukan tes swab Antigen pada Selasa (18/5) siang. Pelaksaaan tes juga bekerja sama dengan BKKP Samarinda. Hasilnya seluruh karyawan yang diambil sampelnya dari hidung, tidak ad yang terdeteksi COVID-19 atau negative berdasarkan hasil tes.

***

kontributor
Hariman Chalid
Corporate Communication
, ,

PELITA SAMUDERA SHIPPING BAGIKAN 265 PAKET SEMBAKO DAN SANTUNI ANAK YATIM PIATU DI EMPAT KOTA DI BULAN RAMADAN

 

 

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSS) membagikan total 265 paket sembako dan  santunan untuk anak yatim yang tinggal di sejumlah panti asuhan dan masjid di empat kota pada bulan Ramadan ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan kepada komunitas atau lingkungan tempat PSS beroperasi.
Pembagian paket sembako dan santunan ini dilakukan serentak di empat wilayah kerja PSS yakni Jakarta, Samarinda, Berau, dan Kendari.
Di Jakarta, PSS membagikan 115 paket sembako di dua lokasi tidak jauh dari kantor pusat PSS, yakni di Yayasan Masjid Al Itishom di wilayah Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat; dan juga Yayasan Muslim Nusantara Foundation, di wilayah Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Sembako yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, susu, teh, mie instan, makanan kaleng dan sirup. Selain paket sembako, PSS juga memberikan santunan kepada anak Yatim Piatu yang tinggal di sana.
Di Samarinda, Kalimantan Timur, bantuan diberikan ke dua tempat yakni di Panti Asuhan Al Hayat sebanyak 20 paket sembako dan santunan. Dan juga ke Rumah Lansia & Yatim Piatu FJDK sebanyak 45 paket sembako dan juga santunan. Sementara di Berau, bantuan yang diberikan berupa 25 paket baju seragam dan juga uang saku untuk anak anak pesantren dan pengurus yang tinggal di Masjid Sabilillah.
Di kantor cabang PSS yang baru yakni di Kendari, Sulawesi Tenggara bantuan berupa 55 paket sembako dan santunan diberikan ke Rumah Yayasan Sultan Al-Amin.
Direntur Utama PSS, Iriawan “Alex” Ibarat mengatakan, bantuan yang diberikan ini diharapkan dapat bermanfaat dan membantu untuk mencukupi kebutuhan pokok para anak yatim piatu di tengah situasi pandemi Covid-19 dan juga jelang Lebaran. “Kami percaya dengan menciptakan keseimbangan antara kepentingan bisnis dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan dapat membuat Indonesia lebih baik. Terima kasih kepada semua karyawan kami yang dukungan dan membuat kegiatan ini sukses.”
PSS memiliki tiga pilar Tanggung Jawab Sosial Perusahaan  yang fokus dan tujuannya menjadikan Indonesia lebih baik, yakni Indonesia Lebih Cerdas, Indonesia Lebih Sehat, dan Indonesia Lebih Ramah Lingkungan.
Total nilai bantuan yang diberikan di kegiatan ini sebesar lebih dari Rp 92 juta.

***

Kontributor
Hariman Chalid
Corporate Communication