Perseroan memiliki Komite Audit yang menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan OJK No. 55 Tahun 2015 mengenai setiap perusahaan publik yang wajib audit.

Komite Audit Perseroan dibentuk tanggal 10 Oktober 2017, berdasarkan Surat No. 001/PSS-BOC/X/2017.

Komposisi Komite Audit Per 15 Juli 2019

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 55 Tahun 2015 tentang pembentukan Komite Audit dijelaskan bahwa Komite Audit setidaknya terdiri dari 3 (tiga) orang anggota yang berasal dari Komisaris Independen dan pihak luar perusahaan publik.

  • Ketua: Hamid Awaluddin
  • Anggota: Irma Stamboel
  • Anggota: Suhari Harliman

Piagam Komite Audit disahkan oleh Direksi dan Dewan Komisaris pada 19 September 2017.

Unduh link ini untuk melihat Piagam Komite Audit

Piagam Komite Audit

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit:

  • Melakukan penelaahan atas informasi keuangan dan ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
  • Melakukan penelaahan independensi, objektifitas, ruang lingkup penugasan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh Auditor Internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan Auditor Internal.
  • Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko oleh Direksi sepanjang belum dibentuknya komite yang berfungsi sebagai pemantau risiko dibawah Dewan Komisaris.
  • Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan serta memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan Perseroan.
  • Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan sekaligus tidak menggunakan informasi untuk memperoleh keuntungan pribadi atau dalam cara apapun, yang bertentangan dengan hukum atau merugikan Perseroan.