Perseroan membentuk Unit Audit internal berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.010/PSS-Dir/X/2017 tertanggal 16 Oktober 2017.

Perseroan juga menyusun pedoman kerja Unit Audit Internal berupa Piagam Unit Audit Internal yang telah disahkan oleh Dewan Komisaris tanggal 19 September 2017. Perseroan mengangkat Ifanna Liska sebagai Kepala Unit Audit Internal (UAI).

Struktur dan Kedudukan Unit Audit Internal

Unit audit internal bertanggung jawab langsung secara struktural kepada Direktur Utama dan secara fungsional kepada Komite Audit.

Kepala Unit Audit  Internal

Fungsi audit internal adalah memberikan pandangan dan konsultasi bersifat independen dan obyektif, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai dan memperbaiki  operasional Perseroan melalui pendekatan yang sistematis, evaluasi, peningkatan efektivitas manajemen risiko, pengendalian, dan proses GCG dalam Perusahaan beserta unit-unit usahanya.

Piagam Unit Audit Internal

Unit Audit Internal memiliki piagam yang berisi pedoman uraian tugas dan tanggung jawab. Piagam/Pedoman telah disetujui oleh Direktur Utama maupun Komite Audit. Dalam melaksanakan tugasnya, Unit Audit Internal wajib mematuhi etika bisnis dan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menghindari  ikenakannya sanksi oleh pihak yang berwenang.

Tugas , Tanggung Jawab dan Wewenang Unit Audit Internal  meliputi:

  1. Merencanakan dan menyusun Rencana Audit Tahunan, dan meminta pengesahan dari Direktur Utama.
  2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian intern dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan Perseroan.
  3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akunting, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi, dan kegiatan lainnya.
  4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen.
  5. Menyusun Laporan Hasil Audit dan menyampaikannya kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
  6. Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah dilaksanakan,
  7. Bekerja sama dengan Komite Audit
  8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan internal audit.
  9. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.